(Poster) Linger

linger copy

Sebuah ff bertema horror-romance dari Jihojerk

Jadi ceritanya Jongin tuh sudah mati sejak kecil, dia terkurung di rumah besarnya, nggak ada yang bisa ngeliat dia, tapi kemudian keluarga Park pindah ke situ. Anehnya, anak gadis mereka, Hwayoung, yang juga seumuran dengan Jongin/ Kai, bisa ngelihat dia. Dimulailah persahabatan mereka.

Makin lama, Kai sadar bahwa dia bisa keluar rumah kalau ada kontak fisik dengan Hwayoung, gandengan tangan misalnya. Kai akhirnya membujuk Hwayoung untuk mengajaknya jalan-jalan ke luar, termasuk sekolahnya. Dari sinilah, Kai mulai bertindak posesif yang dia sendiri tidak menyadarinya. Sikapnya tersebut membuat orang-orang di sekitar Hwayoung terluka. Pada akhirnya, Hwayoung-lah yang dikira mengalami kelainan mental. Dia memutuskan untuk pindah ke Amerika.

Sepuluh tahun kemudian saat Hwayoung berumur 17 tahun, dia kembali lagi ke Korea, dan ternyata tidak hanya orang tuanya saja yang menunggunya. Anehnya, tidak ada lagi sosok kecil seperti yang terakhir kali diingatnya, Kai yang menunggunya kali ini juga tumbuh menjadi lelaki dewasa sama sepertinya, yang membuatnya bingung karena hantu tidak mungkin tumbuh.

dan bla bla bla, sampai review ini ditulis, ceritanya masih bersambung di ch 14, silahkan yang tertarik bisa baca sendiri di AFF,

 http://www.asianfanfics.com/story/view/801545/linger-horror-lovetriangle–supernatural-exo-kai-sehun

Ga hanya Kai, ada juga Sehun, Lay, dan Tao, mereka sama-sama ngerebutin Hwayoung, tapi kayaknya Hwayoungnya nggak dsadar deh.

Buat yang belum cukup umur hati-hati aja, karena di sini ceritanya Mature alias dewasa, ini juga yang bikin aneh, kok hantu bisa kayak gituan? tapi ini juga yang bikin penasaran, teka-teki apa sih yang belum terpecahkan di cerita ini?

Jujur aku suka bagian awalnya tapi makin ke sini agak ngebosenin. Karakter pemainnya, terutama Kai n Hwayoung makin ke sini agak berbeda dari karakter awalnya. Kai juga jadi pervert banget, haha.

Sebenernya aku suka cerita mature, tapi lebih ke isi ceritanya, angst, atau psikologi. Dari pengamatanku, cerita dewasa tuh lebih bebas, pengarangnya lebih ekspresif, baik bahasa maupun ide cerita, jadi terkesan lebih alami,  mungkin karena nggak harus inget ma batasan umur pembaca. Bukan berarti cerita rate T ga bagus, bagus kok, banyak banget malah, n lebih sehat haha tapi sekali lagi, semua tergantung selera.

Well, happy reading, gimanapun menurutku cerita ini pantes direkomendasiin, apalagi buat pecinta horor-romance, tapi serius, ga semenakutkan itu, yah kalo hantunya secakep Kai sih… hehe

Advertisements